Susulan Isu Baitulmaqdis: Ini Respon Berani Kim Jong-un Terhadap Trump

Susulan Isu Baitulmaqdis: Ini Respon Berani Kim Jong-un Terhadap Trump | SEOUL: Korea Utara memberi gelaran ‘orang tua nyanyuk’ kepada Presiden, Donald Trump berhubung tindakannya mengiktiraf Baitulmaqdis sebagai ibu negara Israel.

Menurut media tempatan, gelaran itu menambah koleksi kata ejekan terhadap Presiden Amerika Syarikat itu.

Susulan Isu Baitulmaqdis: Ini Respon Berani Kim Jong-un Terhadap Trump

Susulan Isu Baitulmaqdis: Ini Respon Berani Kim Jong-un Terhadap Trump

Trump dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un saling berbalas serangan lisan dan peribadi, sejak beberapa bulan kebelakangan ini dan ketegangan semakin memuncak selepas ancaman peluru berpandu dan nuklear oleh Pyongyang.

Negara komunis itu turut menyertai kecaman antarabangsa yang tidak bersetuju keputusan Trump berhubung Baitulmaqdis, malah menyelar presiden AS itu sebagai ‘licik dan jahat’.

“Orang tua nyanyuk itu secara terang-terangan melakukan kemusnahan kepada sebuah negara berdaulat di Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu.

“Bagi mereka yang mengenalinya, ia tidaklah mengejutkan sangat.

“Tindakannya itu jelas menunjukkan siapa sebenarnya yang cuba menghancurkan dunia, membunuh keamanan dan keamanan selain layak dipanggil penyangak antarabangsa,” kata jurucakap Kementerian Luar yang dipetik agensi berita KCNA.

Pengiktirafan Baitulmaqdis sebagai ibu negara Israel yang diumumkan Trump pada Rabu lalu disusuli rancangan memindahkan Kedutaan Amerika Syarikat dari Tel Aviv bukan sahaja mengundang kemarahan dunia Islam tetapi turut menerima bantahan dan kritikan sekutu Washington. – AFP

SIAPAKAH KIM JONG -UN ?

|Kim Jong-un[4] (Pengucapan Korea: [kimdzʌŋɯn] lahir 8 Januari 1983; umur 34 tahun juga diromanisasikan sebagai Kim Jong-eun, Kim Jong Un atau Kim Jung-eun

adalah Pemimpin Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea, atau yang lebih dikenal dengan Korea Utara. Ia adalah putra Kim Jong-il (1941–2011) dan cucu dari Kim Il-sung (1912–1994).

Sebelum menjadi pemimpin Korea Utara, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Pertama Partai Buruh Korea, Ketua Pertama Komisi Militer Sentral, Panglima Tertinggi Tentara Rakyat Korea, dan anggota presidium Politbiro Partai Buruh Korea.

Ia secara resmi dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi Korea Utara setelah pemakaman kenegaraan ayahnya pada tanggal 28 Desember 2011.Kim Jong-un adalah putra ketiga sekaligus putra bungsu Kim Jong-il dengan salah seorang istrinya,

Ko Young-hee. Sejak akhir 2010, ia dianggap sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara, dan setelah kematian ayahnya, ia dinyatakan sebagai “Penerus Agung” oleh stasiun televisi Korea Utara.

Setelah kematian Kim Jong-il, Ketua Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara, Kim Yong-nam, menyatakan bahwa “Kim Jong-un adalah pemimpin tertinggi partai, militer, dan negara kita, yang mewarisi ideologi,

kepemimpinan, karakter, kebajikan, ketabahan, dan keberanian Kim Jong-il”.Pada tanggal 30 Desember 2011, Politbiro Partai Buruh Korea secara resmi menunjuk Kim Jong-un sebagai Panglima Tertinggi Tentara Rakyat Korea.[1] Pada 11 April 2012, Konferensi Partai ke-4 memilihnya sebagai Sekretaris Pertama Partai Buruh Korea.

Pangkatnya dipromosikan menjadi Marsekal Tentara Rakyat Korea pada tanggal 18 Juli 2012, yang mengukuhkan posisinya sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata.

Kim telah meraih dua gelar, yakni di bidang fisika dari Universitas Kim Il-sung, dan satu lagi sebagai perwira angkatan bersenjata dari Universitas Militer Kim Il-sung.[11][12] Berusia 34 tahun, ia adalah kepala negara termuda di dunia pada saat ini.

Jika Anda Rasa Artikel Ni Berguna, Silakan Klik Button Like Dibawah. Terima Kasih